Menikmati waktu bersantai selepas rutinitas kantor di area outdoor dengan penataan tanaman yang indah serta ditemani alunan musik akustik, pastinya memberikan kesan berbeda dibandingkan ketika Anda mengunjungi kafe indoor. Tak hanya suasana yang nyaman dan fasilias yang lengkap, variasi berbagai menu Urban Fussion tersedia untuk memanjakan lidah Anda. Hal inilah yang bisa Anda temukan di The Stage Café.
Terletak di Jl. Sei Serayu No. 14 Medan, The Stage Café hadir menawarkan konsep outdoor kafe yang masih jarang ditemukan di kota Medan serta menyajikan variasi menu makanan Urban Fussion Eastern food dan Western food yang pastinya menggugah selera.
“Kita menamakanannya The Stage yang artinya panggung karena kafe ini merupakan bagian dari Procomm Group. Kata ‘stage’ kita pilih untuk mewakili bisnis pertunjukan yang digeluti perusahaan kami. Procomm Group memang tengah melebarkan sayap ke bisnis kuliner,” ungkap Sofyan Nasution selaku pemilik. Procomm group merupakan salah satu Corporate Event Organizer di Medan yang dipelopori dua bersaudara yaitu Sofyan dan sang adik, M. Ichan Nasution sejak tahun 2001.
Kesan hangat langsung terasa ketika memasuki kafe yang interiornya didesain dengan konsep modern minimalis. Deretan foto historia perjalanan bisnis pertunjukkan, tertata apik di setiap dinding kafe. Unsur tradisional juga terlihat dari umbul-umbul khas Bali yang tersusun rapi di area pintu masuk kafe yang baru saja mengadakan soft opening pada tanggal 15 Juni 2012.
Memasuki kafe yang didominsi warna putih dan hitam, para pengunjung akan disambut dengan sapaan “Guest Coming” dan pelayan akan menyambut sapaan itu dengan “Show Time” yang berarti pertunjukan (dalam hal ini pelayanan) terhadap pengunjung akan dimulai.
“Kafe ini mulai beroperasi ‘after office hour’, yakni pukul 16.00 WIB. Momen yang pas untuk rileks menikmati sore hari. Selain itu cuacanya juga tidak panas lagi, jadi pas untuk bersantai meskipun di area outdoor,” ungkap Sofyan.
Sesuai dengan konsep “stage” yang ditawarkan pastinya The Stage Café tidak lengkap tanpa menyuguhkan sebuah pertunjukan. “Setiap hari Rabu dan Sabtu, pengunjung akan dihibur oleh homeband yang menyajikan lagu-lagu Classic Rock pada hari Rabu dan lagu-lagu Top 40 pada hari Sabtu. Bar akan kita sulap menjadi mini panggung untuk homeband,” tambah Ichan.
Area outdoor dilengkapi dengan meja dan kursi kayu berwarna putih yang tertata rapi. Mendekati malam, hiasan cahaya lilin yang tersedia di setiap meja dan di dukung pencahayaan yang apik, menambah kesan romantis.Menu Istimewa ala The Stage Café
Kafe yang beroperasi dari pukul 16.00 WIB -23.00 WIB ini menyajikan citarasa Eastern dan Western food yang disajikan dalam konsep urban fussion. “Kita menyajikan Eastern dan Western food dalam konsep urban fussion. Mungkin banyak menu makanan di kafe kami bisa ditemukan di tempat lain, yang membedakannya adalah penyajiannya yang tidak biasa. Misalnya nasi goreng atau mie goreng di sini disajikan dengan ala western,” ungkap Rulliansyah Utama Lubis selaku Operational manager.
Pengunjung dapat mencicipi menu The Stage Café lengkap dari hidangan appetizer, main course Eastern dan Western food, beverages dan dessert. Menu andalan The Stage Café, di antaranya Caesar Salad, Buffolo Wings, Springroll dan Tahu Gejrot merupakan makanan pembuka favorit. “Biasanya di Jakarta kita bisa menemukan Tahu Gejrot sebagai jajanan pinggir jalan, tapi di kafe ini kita sajikan dengan style yang berbeda,” ungkap Sofyan.
Tersedia juga menu “Eastern Food”, yakni Soto Betawi dan Iga Bakar yang diakui Sofyan menjadi menu favorit para pengunjung. Ada juga Sapi Lada Hitam, Gurame Goreng dan lainnya. Untuk menu “Western food” tersedia Chicken Cordon Bleu, Fettucine Marinara, Spaghetti Bolognise, Hot Dog dan tentunya menu favorit Beef Wonk yang pastinya belum pernah Anda temui di kafe manapun. Potongan daging Ternderloin empuk dan krispi disiram dengan saus spesial ala The Stage Café pastinya nikmat untuk menu santap malam Anda.
“Untuk dessert kita punya menu spesial Tortufo berupa campuran tiga rasa eskrim, diisi dengan taburan kismis dan cocho chip disajikan dengan caramel, merupakan menu yang harus dicicipi. Yang membuat spesial, pengolahan Tortufo memerlukan waktu 2-3 hari penyimpanan di lemari es sehingga tidak ready stock. Makanya ini menjadi favorit dessert,” jelas Ruliansyah. Tersedia juga Hot and Cold berupa es krim yang digoreng, Banana Split, Pancake ala Mode dan lainnya.
Tersedia juga berbagai pilihan menu minuman segar berupa Fresh Juice, Moctail, Squash, Milk Shake, Mix Fresh Juice, Bir dan lainnya.
Home
»
»
Urban Fussion ala "The Stage Cafe"
0 komentar :
Posting Komentar